Berita

IBAS/IST

PAPUA BERGEJOLAK

Komnas HAM Tak Pedulikan Pernyataan Ibas

SENIN, 07 NOVEMBER 2011 | 09:52 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Komnas HAM tidak mempedulikan pernyataan Sekjen DPP Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono bahwa gejolak politik yang terjadi di Papua jauh dari pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

"Tentu semua lembaga menyampaikan prespektifnya masing-masing tentang Papua," kata komisioner Komnas HAM Nur Cholis kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Senin, 7/11).

Dan Komnas HAM, jelasnya, sudah mempublikasikan temuannya pada Jumat lalu bahwa memang ada dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan aparat militer di tanah Cendrawasih tersebut. "Sandaran kami tentu adalah UU 39/1999. Karena ini prosesnya sedang berjalan, tentu kami sampaikan ada dugaan pelanggaran HAM," jelasnya.


Di antaranya, dugaan pelanggaran HAM itu adalah terkait tiga orang yang meninggal di Abepura tak lama setelah Kongres Rakyat Papua digelar. Selain itu, Komnas HAM juga mendapatkan laporan beberapa orang yang merasa hak-haknya diabaikan, seperti mendapat pemukulan dari aparat. "Itu setidak-tidaknya yang kami temukan," jelasnya.

Meski yakin menemukan ada dugaan pelanggaran HAM, Komnas HAM tampaknya tak berdebat dengan pihak-pihak yang menyangkal temuannya. Sebaliknya, dia menunggu semua kalangan bagaimana penanganan kasus itu di pengadilan di Jayapura.

"Saya kira semuanya sedang proses ya. Kita hanya berharap bahwa proses hukum yang di Jayapura itu berjalan fair. Dan nanti di situlah pembuktianya bagaimana opini yang berkembang selama ini," tandasnya. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya