Berita

ilustrasi di padang arafah/ist

Marzuki Alie Saksikan "Penderitaan" Jamaah Haji Indonesia di Arab Saudi

MINGGU, 06 NOVEMBER 2011 | 11:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Ketua DPR Marzuki Alie saat ini berada di Arab Saudi. Dia memantau langsung bagaimana kondisi warga Indonesia dalam menjalankan ibadah haji, rukun Islam yang kelima. Salah satunya, dia menyaksikan bagaimana ketersediaan sarana dan prasarana kebutuhan umat Islam pada saat melaksanakan wuquf di Padang Arafah.

Pertama, soal tenda. Marzuki menjelaskan, satu tenda digunakan untuk 12 orang. Dan tenda-tenda tersebut tidak ada yang menggunakan AC. Tak hanya itu, di tenda tersebut tidak tersedia karpet. Yang ada hanya kain untuk alas tikar, itu pun bawa sendiri.

"Tenda tidak ada pembatas antara pria dan wanita," kata Marzuki lewat pesan singkat yang diterima Rakyat Merdeka Online (Minggu, 6/11).


Kedua, terkait dengan kamar mandi. Mantan Sekjen DPP Partai Demokrat ini membeberkan, masing-masing pria dan wanita disediakan 12 kamar mandi. Kalau sedang terjadi antre, satu kamar mandi pria diantre 4 orang; sedangkan satu kamar mandi wanita diantre 8-10 orang. Untungnya, air relatif lancar.

"Ketiga, (soal) makan. Sistem prasmanan untuk satu kloter 450 orang, antrean cukup panjang, lansia tetap harus antre. Harusnya dibagi pakai nasi kotak. Jadi tidak perlu antre dan panas-panasan," katanya menawarkan solusi.

Hal selanjutnya yang dipantau Marzuki Alie adalah soal angkutan dari Mekah ke Arafah. Sebagian jamaah terpaksa harus berdiri. Tak hanya itu, terdapat bis yang tidak ber-AC karena AC-nya nya rusak.

"Kelima, (soal) kesehatan. Tim lebih banyak menunggu laporan yang sakit, tidak ada cek berkala. Ada satu jemaah lansia yang sakit dan sepertinnya sudah tidak sanggup lagi untuk melanjutkan ibadahnya. Panitia kesehatan dan panitia yang lain kurang perduli," jelas Marzuki Alie.

Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Demokrat ini tampaknya betul-betul memperhatikan seluruh kondisi jamaah haji Indonesia. Bagaimana tidak, tenda di depan dan samping tenda DKI Jakarta yang roboh diterpa angin termasuk tenda makan, juga tak luput dari perhatiannya.

"Ada sekitar 30 tenda yang roboh. Yang roboh tenda Palembang Pusri persis di samping kami, karena kami di paling depan sebelahan. Sekarang situasi sedang sibuk nunggu membetulkan tenda-tenda yang roboh dibantu polisi-polisi," demikian Marzuki. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya