Berita

Baharudin Aritonang/IST

MORATORIUM REMISI

Maqdir Belum Bisa Kontak Kliennya, Baharuddin Aritonang

JUMAT, 04 NOVEMBER 2011 | 07:35 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Maqdir Ismail belum juga berhasil mengontak kliennya terpidana kasus suap cek pelawat pemilihan gubernur Bank Indonesia Miranda S. Gultom pada tahun 2004 lalu, Baharuddin Aritonang.

Hal ini untuk memastikan apakah politikus Golkar itu termasuk yang dicegah untuk mendapatkan hak bebas bersyarat.

"Sampai sekarang saya belum bisa kontak," kata Maqdir kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.


Pada Rabu lalu, (2/11), pengacara senior ini mengaku sudah berkomunikasi dengan kliennya, tepat pada hari Minggu (30/10). Pada saat itu, Baharuddin, lewat pesan singkat kepadanya, mengatakan bahwa sudah keluar dari LP Salemba setelah mendapatkan hak bebas bersyarat.

Tapi, sehubungan dengan penerapan kebijakan Kementerian Hukum dan HAM tentang moratorium remisi, asimilasi, dan bebas bersyarat, dia ingin memastikan apakah kliennya terkena kebijakan menteri Amir Syamsuddin itu atau tidak. Tapi, seperti yang ia katakan di atas, sampai sekarang dia belum bisa kontak kliennya tersebut.  

Kenapa Anda sukar sekali untuk berkomunikasi dengan klien Anda?

"Ya begitulah faktanya," katanya singkat. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya