Berita

amir syamsuddin/ist

Busyro Tutup Mulut soal Dugaan Suap D.L. Sitorus yang Libatkan Menteri Amir

KAMIS, 03 NOVEMBER 2011 | 14:44 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin saat ini mendapat sorotan terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus dugaan suap sengketa lahan di kawasan Padang Lawas, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara yang melibatkan pengusaha D.L. Sitorus.

Kasus ini sebelumnya dilaporkan Hendrik R.E. Assa ke Satgas Pemberantasan Mafia Hukum pada April 2010. Dan menjadi heboh setelah diberitakan Majalah Tempo edisi pekan ini.

Disebutkan, untuk menyelesaikan masalah itu, D.L. Sitorus mengguyur duit ke Mahkamah Agung. Tapi, dari sejumlah bukti-bukti diduga, uang pengusaha hutan itu
tidak saja mengalir ke sejumlah hakim, tapi juga ke seseorang dengan AS senilai Rp 17 miliar.

tidak saja mengalir ke sejumlah hakim, tapi juga ke seseorang dengan AS senilai Rp 17 miliar.

Ditengarai, AS ini adalah Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsuddin, yang saat itu adalah pengacara pemilik PT Torganda dan PT Torus Ganda tersebut. Pada 14 Juli 2010, Satgas PMH menyurati KPK untuk menindaklanjutinya.

Ditanyakan masalah tersebut, Ketua KPK Busyro Muqoddas tak buka mulut. "Saya belum membaca laporan dari Satgas Mafia Hukum," Busyro di gedung KPK, Jalan HR. Said, Kuningan, Jakarta Selatan siang ini (Kamis, 3/11).

Dia berdalih, surat itu masuk ke KPK sebelum dirinya menjadi pimpinan KPK. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya