Berita

Sugeng Sarjadi/ist

Sugeng Sarjadi: Kalau Saya Biayai Survei Capres Emang Kenapa?

RABU, 02 NOVEMBER 2011 | 07:57 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Pendiri Sugeng Sarjadi Syndicate, Sugeng Sarjadi, sebenarnya tidak mau berbicara siapa yang mendanai lembaganya dalam melakukan survei soal calon presiden yang baru saja dirilisnya.

Tapi, karena ditanyakan, dia mengakui survei itu dibiayainya sendiri. Dan diakuinya, dia sanggup membiayai survei, untuk sampai pilpres mendatang, yang kemungkinan sepuluh kali survei yang akan memakan biaya sekitar Rp 4 miliar.      

"Kalau saya biayai sendiri emangnya kenapa," katanya balik bertanya dalam sebuah takshow di Metro TV tadi malam.


Menurutnya, survei merupakan elemen politik.

"Bernegara itu, kita semua ini sedang berpolitik. Berpolitik itu dalam rangka bernegara. Membuat survei itu juga dalam rangka bernegara. Jajak pendapat itu bagian dari elemen politik. Jadi untung ada survei. Coba kalau tidak ada, siapa yang ditanya. Dukunkan? Sekarang dukun sudah mati, tidak ada lagi," jelasnya.

Dia memang mengakui, bahwa pilpres masih menyisakan tiga tahun lagi. Tapi, apa yang dihasilkan survei saat ini bukan berarti itu yang akan menang pada pilpres 2014 mendatang.

"Its OK. Jadi ini hanya snapshot. Kalau misalnya survei saya kebetulan yang tertinggi itu Prabowo, tidak berarti yang akan menang itu Prabowo. Karena itu kalau pemilihan sekarang," tegas pemilik hotel Four Seassons ini.

Tentang tudingan survei melakukan pembentukan opini, dia menampik. Justru, yang membentuk opini adalah media, karena terus mengulang-ulang pemberitaan dan pembahasannya. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya