Berita

sahrin hamid/ist

Citra Politisi Muda Buruk Tak Bisa Digeneralisir

RABU, 02 NOVEMBER 2011 | 07:42 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia tentang citra buruk politisi muda tidak bisa digeneralisasi terhadap seluruh politisi muda. Karena masih banyak politisi muda yang berintegritas dalam menjalankan tugasnya sebagai pejabat negara.

"Saya kira masih banyak yang punya idealisme. Mereka menduduki jabatan politik dengan bekerja secara sungguh-sungguh, kredibel dan masih menjaga integritasnya," kata Ketua DPP PAN Sahrin Hamid kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.

Menurutnya, hasil survei yang menyebutkan politisi muda terpuruk di mata masyarakat, karena pemberitaan secara terus-menerus tentang satu-dua politisi muda yang tersangkut masalah. Akhirnya membuat masyarakat menggeneralisir semuanya sama. Padahal sejatinya tidak. Apalagi, katanya, perilaku korupsi sebenarnya tidak mengenal usia.


"Misalnya banyak politisi muda yang membuat pos-pos dan rumah-rumah pengaduan masyarakat dan memperjuangkannya. Itu masih banyak di daerah dan pusat. Cuman memang mereka jarang terekspos. Makanya media harus berimbang," ungkapnya.

Meski begitu, dia mengajak para politisi muda untuk menjadikan survei LSI sebagai cermin dan refleksi. "Bahwa jangan sampai kelakuan perilaku satu dua politisi muda mencoreng seluruh wajah politisi muda. Itu diambil hikmah," tegasnya.

Namun, daripada membahas soal citra poltisi muda, dia menambahkan, yang paling penting untuk dilakukan adalah bagaimana menggali dan mengangkat ke publik tentang apa agenda-agenda yang diusung oleh para politisi muda.

"Karena kita tahu, berbicara soal politisi muda adalah bicara soal masa depan. Makanya yang perlu diketahui apa agenda politisi muda saat ini. Saya kira lembaga survei perlu mengangkat soal ini," tandasnya. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya