Berita

pulau berhala/ist

Rakyat Jambi Kutuk Gubernur Kepri yang Mau Caplok Pulau Berhala

SENIN, 31 OKTOBER 2011 | 11:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Ratusan demonstran yang mengatasnamakan Rakyat Jambi Bersatu saat ini bergerak dari depan Kantor Kementerian Dalam Negeri Jakarta Pusat menuju Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan.

Rakyat Jambi Bersatu merupakan aliansi dari berbagai elemen masyarakat yang ada di Jambi dan Jakarta yang hendak menyampaikan tuntutan. Mereka, antara lain, Persatuan Mahasiswa Jambi Jakarta Raya, BEM Universitas Batang Hari, BEM IAIN Jambi, Korkom HMI Jambi, DPD IMM Jambi, PMII Cabang Jambi.

Dalam aksinya, mereka mengutuk Gubernur Kepuluan Riau HM Sani yang ingin menyerobot Pulau Berhala untuk masuk menjadi bagian dari kekuasaannya. Padahal, kata Fahman Habibi, salah seorang demonstran, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri 44/2011 tentang Wilayah Administrasi Pulau Berhala, daerah tersebut masuk dalam administrasi Provinsi Jambi. "Kami mendukung Permendagri," tegasnya.


Peraturan Menteri Dalam Negeri tertanggal 29 September 2011 tersebut adalah upaya untuk mengakhiri sengketa perebutan pulau terluar yang memiliki fanorama indah tersebut antara Provinsi Jambi dan Provinsi Kepulauan Riau (saat itu Provinsi Riau) yang berlangsung alot sejak tahun 1970.

Ihwal tujuan mereka menyambangi Mabes Polri, mereka akan mendesak korps Bhayangkara itu menyelidiki dan mengusut tuntas dugaan tindakan kriminal yang dilakukan kaki tangan HM Sani kepada masyarakat Pulau Berhala. "Kami tidak terima saudara-saudara kami mendapat tindakan kriminal. Ini harus diusut," tegasnya. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya