Berita

sby/ist

Terima Dana PT Freeport, Presiden Harus Cegah Kebiasaan Buruk Kepolisian

SENIN, 31 OKTOBER 2011 | 11:47 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Presiden SBY harus segera turun tangan setelah mendengar informasi bahwa aparat polisi menerima dana dari PT Freeport hanya karena menjaga areal pertambangan perusahaan asal Amerika Serikat tersebut. Karena boleh jadi instansi lain juga akan melakukan hal yang sama bila tidak segera dicegah.

"Karena kalau Presiden tidak turun tangan, dibiarkan ini berlarut-larut, ini bisa menimbulkan kecemburuan antar aparatur. Misalnya polisi dengan TNI, dengan (pegawai) Imigrasi dan Bea Cukai," ungkap pengamat Kepolisian Bambang Widodo Umar kepada Rakyat Merdeka Online (Senin, 31/10).

Tak hanya itu, bila memang Presiden tidak segera turun tangan mencegah kebiasaan buruk Kepolisian tersebut, nanti semua instansi pemerintah merasa berhak menerima dana dari perusahaan yang kebetulan sedang memerlukan jasa instansi yang bersangkutan.


"Nah begitu ada hubungan dengan perusahaan, dia minta uang makan. Presiden harus mencegah ini, Presiden harus stop ini. Jangan sampai ada terima-terima lagi. Presiden juga harus berjuang. Kalau memang itu (dana) belum cukup, tingkatkan anggaran masing-masing (instansi) sesuai dengan beban tugas yang diemban," tegas mantan perwira polisi ini. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya