Berita

timur pradopo/ist

Anggaran Kepolisian Cukup untuk Mendanai Semua Kegiatan

SENIN, 31 OKTOBER 2011 | 09:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Kapolri Timur Pradopo yang menilai pemberian dana oleh PT Freeport kepada Polri sebagai uang makan merupakan sesuatu yang wajar, tidak bisa diterima. Karena semua kebutuhan polisi dalam menjalankan tugas sudah ditanggung negara.

Hal itu diungkapkan pengamat Kepolisian Bambang Widodo Umar menanggapi PT Freeport yang memberikan sejumlah dana kepada Kepolisian yang menjaga areal pertambangan milik perusahaan asal Amerika Serikat tersebut.

"Tidak wajar itu (pernyataan Kapolri). Polisi sudah dibayar, dikasih gaji. Punya uang operasi. Dana operasi mau dikorupsi? Nggak boleh dong. Dana operasi dipakai untuk bekerja apakah dia ditugaskan dimana, naik angkot atau naik truk, dibayar itu. Negara sudah memberikan alokasi. Jadi alasan itu tidak benar," ungkapnya.


Apalagi dia mengatakan, saat ini anggaran Kepolisian cukup besar dibandingkan pada tahun 2000, sewaktu dirinya masih aktif di Kepolisian. Pada saat itu, jelasnya, anggaran Kepolisian paling tinggi mencapai Rp 11 triliun.

"Sekarang dalam tempo 11 tahun ini sudah meningkat kurang lebih sampai Rp 30 triliun. Masak tidak cukup. Memang harus diprioritaskan hal-hal yang penting. Sehingga operasi kepolisian itu terdanai secara benar. Jangan bilang kurang, kurang, kurang terus. Ini karena tidak bisa memikirkan secara rasional," tegasnya. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya