Berita

FADLI ZON

Yakin Tembus 5 Persen, Tapi Gerindra Tak Ingin Berangus Hak Berdemokrasi

JUMAT, 28 OKTOBER 2011 | 10:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Partai Gerindra tidak memasalahkan bila ambang batas masuk parlemen 4 persen pada pemilu 2014 mendatang, seperti yang diusulkan pemerintah. Bahkan partai yang didirikan Prabowo Subianto itu yakin tembus dengan ambang batas 5 persen.

"Kita yakin lewatlah 5 persen," tegas Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Fadli Zon saat dihubungi Rakyat Merdeka Online pagi ini (Jumat, 28/10).

Tapi, meski yakin mampu mencapai angka 5 persen, Gerindra tidak ingin ambang batas ditingkatkan dari Pemilu sebelumnya, 2,5 persen. Dia yakin, ambang batas 4 persen akan memberangus hak rakyat untuk berdemokrasi.


"Masalahnya, perlu ada satu kebebasan untuk berserikat. Dan ini adalah hak rakyat. Memang perlu ada batasan, tapi sejauh mana batasan itu. Kita melihat kalau dikasih 2,5 persen atau 3 persen itu sudah cukup wajar," akunya.

Politikus muda ini curiga partai-partai yang ngotot itu memiliki kepentingan lain di balik usul, agar ambang batas dinaikkan menjadi 4 persen. Dia melihat partai-partai itu ingin membuat semacam oligarki partai.

"Dengan adanya oligarki partai, mereka bisa berbuat seenaknya. Ini akan menimbulkan korupsi yang tersentralistik. Karena oligarki itu cenderung koruptif," tandasnya.

Sejauh ini Partai Demokrat menginginkan ambang batas 4 persen. Sedangkan Golkar dan PDI Perjuangan 5 persen. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya