Berita

AMBANG BATAS PARLEMEN

PKS Maklumi Kegeraman PKB yang Ingin Bubarkan Setgab SBY

KAMIS, 27 OKTOBER 2011 | 15:11 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Partai Keadilan Sejahtera memaklumi Partai Kebangkitan Bangsa yang geram dan akan membubarkan Sekretariat Gabungan (Setgab) Partai Koalisi Pemerintah bila Golkar dan Demokrat tetap memaksakan ambang batas masuk parlemen pada 2014 harus memperoleh suara 4 persen.

"Saya kira perlu dicermati secara bijak. Mungkin semangat teman-teman PKB itu, ada atau tidak ada Setgab tidak ada artinya. Mungkin begitu ya," kata Sekretaris Fraksi PKS Abdul Hakim kepada Rakyat Merdeka Online petang ini (Kamis, 27/10).

Anggota Komisi V DPR ini menegaskan bahwa kebersamaan dalam koalisi itu harus direalisasiakan pada tataran substansial, bukan hanya secara fisik dan formalitas semata. Oleh karena, PKS juga mendesak Setgab SBY duduk bersama membicarakan mana yang terbaik untuk bangsa dan negara dalam konteks ambang batas tersebut.


"PKS itu dulu posisinya di 3 persen. Maksudnya ingin mengakomasi pluralitas. Kita ingin ada toleransi, kita ingin semua elemen bangsa terakomodasi. PKS tidak ingin hanya menang-menangan," ujarnya.

Menurutnya harus dipikirkan implikasi sosial dari peningkatan ambang batas dari 2,5 persen menjadi 4 persen tersebut. Dia kuatir masyarakat yang tidak memiliki perwakilan di DPR, ambang batas terlalu tinggi, akan berbuat hal-hal yang tidak diinginkan dan tentu akan mengganggu stabilitas politik. "Keutuhan bangsa dan stabilitas bangsa yang menjadi perhatian PKS. PKS bukan mau memikirkan diri sendiri," tandasnya. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya