Berita

KNPI Mau Dibebaskan dari Hal-hal yang Berbau Politik

RABU, 26 OKTOBER 2011 | 12:43 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Komite Nasional Pemuda Indonesia selama ini diidentikkan dengan politik. Banyak yang menilai, kegiatan organisasi kepemudaan itu tidak jauh dari hal-hal tersebut.

Salah satu visi besar Ahmad Doli Kurnia kembali memimpin KNPI adalah ingin melanjutkan apa yang sudah digagasnya sebelumnya, yaitu mengubah image bahwa KNPI dekat dengan dunia politik.

Hal itu ia utarakan saat dihubungi Rakyat Merdeka Online sesaat lalu, (Rabu, 26/10).


"Selama ini kita mengambil kebijakan bahwa KNPI itu harus berubah image-nya. Kalau orang selama ini mengatakan KNPI hanya punya aktivitas berbobot politik, happy-nya politik, kita harus meluaskan spektrumnya dengan berbagai kegiatan, progam dan pandangan-pandangan yang berkaitan di luar politik," ungkapnya.

Untuk mengubah image tersebut, lanjut Doli, KNPI di bawah kepemimpinnya selama ini mengangkat isu seperti climate change, mengajak para pemuda membuat perencanaan hidup. "Itu kenapa kita kerja sama dengan BKKBN," jelasnya.

Tak hanya itu, di masanya juga, dia sudah membentuk jaringan gerakan nasional kewirausahaan desa.  "Jadi kita mulai mengembangkan itu. Aspek-aspek lain juga perlu dikembangkan seperti budaya, ekonomi riil untuk anak muda Indonesia," tegasnya.

Untuk menuntaskan visi besar itu, dia yakin, akan kembali dipercaya peserta kongres untuk memimpin wadah berhimpun organisasi kepemudaan tersebut. "Insya Allah, mudahan-mudahan selama diberi kepercayaan dan teman-teman konsisten. Dan tentu terakhir kali yang menentukan adalah Allah SWT," ungkap mantan Sekjen PB HMI ini. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya