andi nurpati/ist
andi nurpati/ist
RMOL. Kepolisian tidak utuh dalam menyelidiki kasus surat palsu Mahkamah Konstitusi sehingga terkesan hanya membatasi penyelidikan pada pelaku-pelaku yang ada di lapangan saja. Padahal konstruksi kasus ini sudah jelas, terutama peran mantan anggota Komisi Pemilihan Umum Andi Nurpati, mulai perencanaan sampai penggunaan surat palsu tersebut.
Demikian dikatakan anggota Panitia Panja Mafia Pemilu Komisi II DPR Abdul Malik Haramain kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini, (Rabu, 26/10).
Dia kembali menegaskan hal tersebut terkait dengan pernyataan Kabaraskerim Komjen Sutarman kemarin yang mengaku hingga saat ini Kepolisian belum menemukan bukti untuk menjerat Andi Nurpati yang saat ini menjabat Ketua DPP Partai Demokrat dalam kasus tersebut.
Populer
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
Senin, 20 April 2026 | 12:50
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
UPDATE
Minggu, 26 April 2026 | 08:05
Minggu, 26 April 2026 | 07:36
Minggu, 26 April 2026 | 07:32
Minggu, 26 April 2026 | 07:03
Minggu, 26 April 2026 | 06:42
Minggu, 26 April 2026 | 06:23
Minggu, 26 April 2026 | 06:03
Minggu, 26 April 2026 | 05:48
Minggu, 26 April 2026 | 05:13
Minggu, 26 April 2026 | 05:09