Berita

saleh daulay

KONGRES KNPI

Ketum PPPM: Jangan Sampai Kongres KNPI hanya untuk Kepentingan Politik

SELASA, 25 OKTOBER 2011 | 14:40 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Pemuda Muhammadiyah menghimbau Kongres KNPI yang saat ini digelar tidak dijadikan sebagai ajang untuk saling menjegal demi kepentingan politik orang-orang dan kelompok-kelompok tertentu.

Di samping semangat satu pemuda dan satu Indonesia, Kongres kali ini sejatinya dijadikan sebagai sarana untuk mengembalikan idealisme para pemuda Indonesia yang selama ini cenderung terpola dalam berbagai kepentingan politik pragmatis. KNPI harus menjadi pusat perubahan cara pandang kaum muda Indonesia dalam menatap masa depan yang lebih baik.

"Alotnya pembahasan mengenai kepesertaan mengindikasikan masih tingginya tarikan-tarikan politik dalam kongres kali ini. Kelihatannya, masing-masing pihak berjuang mati-matian untuk membela kelompoknya. Akibatnya, persoalan kualitas kandidat ketua umum pun seakan luput dari perhatian para peserta," kata Ketua Umum PP. Pemuda Muhammadiyah Saleh P. Daulay saat dihubungi Rakyat Merdeka Online siang ini, (Selasa, 25/10).


Saleh juga menambahkan bahwa bila pemuda Indonesia ingin bangkit, maka seluruh komponen yang ada harus mau melepaskan diri dari kekuatan apa pun di luar KNPI. Termasuk kekuatan politik dimana pada kenyataannya ada sebagian kader KNPI yang berafiliasi dengan partai politik tertentu. Kepentingan pemuda Indonesia harus dikedepankan di atas kepentingan politik. Membawa-bawa KNPI ke wilayah politik praktis tentu tidak baik bagi semua elemen pemuda yang berhimpun di KNPI. Sebab, banyak sekali OKP yang betul-betul independen dari partai politik.

"Oleh karena itu, saya menghimbau agar para peserta dapat memilih calon ketua umum KNPI yang benar-benar independen, berkualitas, dan punya visi pengembangan ke depan. Meski begitu, kandidat yang berasal dari parpol tetap bisa dipilih selama ia memiliki komitmen untuk tidak akan membawa-bawa KNPI pada pusaran politik praktis. Untuk itu, perlu penegasan konkrit dari masing-masing kandidat," Saleh menambahkan. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya