Berita

taufan/ist

Ngebet Menangi Pilpres 2014, Ical Dorong Menantu Pimpin KNPI

SENIN, 24 OKTOBER 2011 | 17:00 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Partai Golkar sangat berkepentingan dengan Kongres Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ke XIII yang akan digelar mulai nanti malam. Infrastruktur organisasi KNPI yang luas bisa ikut mendulang suara bagi Aburizal Bakri dalam Pilpres 2014 mendatang.

"Kami berkepentingan untuk itu, apalagi kepemimpinan KNPI periode ke depan akan bersinggungan dengan Pileg dan Pilpres 2014," ujar fungsionaris partai Golkar Andi Hermawan, di Jakarta beberapa saat lalu (Senin, 24/10).

Lebih lanjut Andi menjelaskan, partainya akan mendorong dan menginstruksikan semua kader-kadernya di KNPI agar memilih Taufan Rotorasiko, menantu Aburizal Bakri, sebagai Ketua Umum KNPI periode 2011-2014. Golkar sendiri punya 11 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang masuk ikut tergabung dalam KNPI.


Ia menambahkan, Golkar sangat berkepentingan dengan infrastruktur organisasi KNPI. Dalam rangka rivalitas elit politik dalam panggung Pemilu 2014 yang akan datang, katanya, Ical memiliki kekuatan politik dan siap akan maju pada Pilpres 2014 nanti melalui kekuatan KNPI.  

Saat ini tinggal dilihat apakah Parpol atau elit politik lain juga berkepentingan terhadap KNPI ini, seperti Hatta Rajasa dari PAN, Prabowo dari Gerindra, bahkan PDIP, Demokrat dan PKS.

Beberapa nama kandidat Ketua Umum KNPI sudah bermunculan. Mereka adalah Taufan Rotorasiko, Sahrin Hamid (Ketua DPP PAN), Nuzran Tahir (aktivis Partai Demokrat), Sultan Najamudin (Anggota DPD RI), Akbar Zulfikar (Gema Keadilan PKS), Arif Rahman (Ketua DPD KNPI Jakarta), Doly Kurnia dan Shoim Haris yang juga merupakan kader Partai Golkar. [dem]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

UAS Dihadang di Kutai Barat, DPR Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama

Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09

Jadwal Babak Perempat Final hingga Final Piala Dunia 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:51

RI Bisa Belajar dari Vietnam untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:41

Prabowo Berpeluang Akhiri Konflik Rempang dengan Standar Tata Kelola Baru

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:34

Video Parodi Kopdes Jauh dari Pemukiman Viral, Menkop Janji Evaluasi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:32

Roy Suryo Pede Menangkan Praperadilan soal Pasal ITE

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:10

ASN Pemkot Bandung Terlibat Judol Bisa Dipecat

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:50

Ledakan Guncang Damaskus di Tengah Kunjungan Bersejarah Presiden Macron

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:28

Puan Siap Tindak Lanjuti Diplomasi "Sungai Gangga dan Sungai Mahakam"

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05

Prediksi Argentina Kontra Mesir Malam Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:51

Selengkapnya