Berita

tantowi yahya/ist

SURVEI

Sama-sama Terkenal, Tapi Tantowi Lebih Disukai Masyarakat Dibanding Foke

SENIN, 24 OKTOBER 2011 | 15:54 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Popularitas nama dan foto calon gubernur DKI Tantowi Yahya serta calon gubernur incumbent Fauzi Bowo bersaing di level tertinggi, yaitu antara 90-97%. Sedangkan popularitas kandidat lain berada jauh di bawah keduanya yaitu Priyanto 66,5%, Tri Wisaksana 37,4%, Faisal Basri 36,8% dan yang lainnya seperti Djan Faridz, Nachrowi Ramli, serta Prya Ramadhani berada di bawah 30%.

Namun, untuk akseptabilitas atau tingkat kesukaan masyarakat terhadap calon tertinggi diduduki Tantowi Yahya yang memperoleh angka 79,8%. Sedangkan akseptabilitas Gubernur incumbent DKI Jakarta berada di angka 54,7%. Tingkat akseptabilitas ini merupakan persentase dari angka popularitas yang diperoleh masing-masing kandidat. Artinya akseptabilitas Tantowi berada di level tertinggi karena populer di 91,5% penduduk Jakarta.

Hasil ini diperoleh dari survei yang dilakukan Median Survei Nasional dan The Future Institute pada 19-25 September 2011. Populasi yang diambil adalah warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih di Pemilukada DKI 2012. Jumlah sampel yang diambil adalah 845 dengan margin of error sebesar 3,5% dengan Tingkat Kepercayaan 95%.


Teknik sampling yang yang digunakan adalah multistage random sampling dan sistem proporsional berdasarkan wilayah kotamadya dan gender. Quality control dilakukan terhadap 20% sampel yang ada.

Menurut Rico Marbun, Direktur Eksekutif Median Survei Nasional, lewat keterangan pers yang diterima sesaat lalu, dengan akseptabilitas yang tinggi, modal Tantowi sangat kuat untuk menjadi DKI satu. "Namun, perlu konsistensi dalam melakukan pendekatan ke masyarakat agar peningkatan yang diperoleh menjadi tinggi," tambah Rico, mantan aktivis Universitas Indonesia ini. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya