Berita

Steve Job/ist

Ternyata, Bos Apple Pernah Ikrar Akan Perang Nuklir dengan Google

SABTU, 22 OKTOBER 2011 | 19:10 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Almarhum Bos Apple, Steve Job, ternyata menyimpan dendam dengan Google. Dia pun pernah berjanji akan menghancurkan Android yang dimiliki Google.

Pernyataan dendam Steve Job ini tertuang dalam buku biografinya yang akan terbit pada 24 Oktober nanti. Sang penulis buku biografi ini, Walter Isaacson, menyatakan bahwa Steve Job naik pitam ketika Google meluncurkan Android dalam produk HTC pada tahun lalu. Pasalnya produk tersebut menyertakan beberapa fitur populer yang dimiliki oleh Apple.

Dalam buku biografi tersebut digambarkan betapa inginnya Steve Job untuk menghancurkan Android. Dia bahkan akan menghabiskan semua uang Apple dan juga sisa nafasnya jika memang dibutuhkan untuk menghancurkan Android. Steve Job beralasan bahwa sistem operasi telepon seluler yang dimiliki Google, Android memiliki kesamaan dengan sitem operasi yang dimiliki Apple, iOS.


"Saya akan menghancurkan Android, karena ini adalah produk curian. Saya (bahkan) bersedia melakukan perang nuklir untuk (masalah) ini," ujar Steve Job Jobs yang meninggal pada 5 Oktober lalu, seperti ditulis dalam buku tersebut sebagaimana dilansir BBC (Sabtu, 22/10).

Sebelum peluncuran Android, sebenarnya antara Apple dan Google memiliki hubungan yang sangat baik. Produk Google, termasuk peta dan mesin pencarinya, merupakan bagian penting dari ekosistem iPhone. Namun hubungan erat ini memburuk bersamaan dengan peluncuran Android oleh Google. Apple pun menolak sejumlah program Google dari toko aplikasinya.

Saat ini perkembangan Android terbilang sangat pesat. Tercatat 48 persen semartphone dikuasai oleh Android sedangkan Apple hanya menguasai 19 persen saja. [dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya