sri bintang/ist
sri bintang/ist
RMOL. Dengan tegas tokoh oposisi Sri Bintang Pamungkas menolak gagasan pemerintahan sementara berbentuk persatuan sipil dan militer untuk menggentikan rezim SBY-Boediono.
Saat berbincang dengan Rakyat Merdeka Online, Minggu malam (16/10), mantan tahanan politik di era Soeharto ini mengemukakan berbagai alasan mengapa dia menolak pemerintahan militer atau pemerintahan yang terdiri dari sipil dan militer sebagaimana digagas Haris Rusly Cs dan Jenderal (Purn) Tyasno Sudarto Cs.
Pertama, kata Sri Bintang, tidak pernah ada negara maju yang pemerintahannya dipegang militer, kecuali pasca Perang Dunia II ketika Perancis dipimpin Charles de Gaule dan Amerika Serikat dipimpin Jenderal Eisenhower. Kedua, pada pemerintahan militer selalu ada pelanggaran hukum dan hak asasi manusia yang serius, terutama terhadap rakyat kecil.
Populer
Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26
Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48
Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06
Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01
Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17
Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37
Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16
UPDATE
Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12
Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08
Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07
Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06
Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01
Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58
Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46
Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42
Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41
Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41