Berita

Sharif Cicip Sutardjo

Wawancara

WAWANCARA

Sharif Cicip Sutardjo: Itu Hak Ketua Umum Kami Berbicara dengan Presiden

SENIN, 17 OKTOBER 2011 | 01:14 WIB

RMOL. Reshuffle kabinet hendaknya berorientasi terhadap proses pembangunan di Indonesia bisa berjalan secara maksimal. Ini demi  kesejahteraan rakyat.

“Itulah tujuan Partai Golkar. Kami lebih mementingkan proses ini untuk kesejahteraan rakyat,” tandas Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Sharif Cicip Sutardjo, ke­pada Rakyat Merdeka, di ruang kerjanya di Gedung Ariobimo Central, Jakarta.

Soal siapa orang yang bisa men­jalankan itu, menurut Cicip, Presi­den punya hak prerogatif untuk memilih pembantunya da­lam men­jalankan roda peme­rin­tahan.

“Serahkan saja kepada Pak Pre­siden mengenai bagaimana cara dan siapa orangnya,” ujar­nya.

Berikut kutipan selengkapnya;


Strategi pembangunan se­per­ti apa yang diberikan Gol­kar ke­pada Presiden?

Kami sudah punya pandangan. Tapi kami belum dibicarakan sam­­pai ke arah itu kepada Pre­siden SBY.


Apa yang disampaikan Gol­kar ketika bertemu SBY, Ka­mis lalu?

Semua yang disampaikan dan diungkapkan Pak SBY kepada media, itulah hasil pembicaraan Pak SBY dengan ketua-ketua umum partai politik. Tidak ada hal khusus yang dibicarakan de­ngan partai kami.


Golkar memberikan masu­kan kepada SBY?

Mengenai hal tersebut, saya ti­dak mengerti ya. Karena itu ada­lah pembicaraan internal Ke­tua Umum Partai Golkar dengan Pak SBY. Silakan tanya kepada Pak Ical ya.


Nama Anda dikabarkan ma­suk kebinet, apa tanggapan­nya?

Saya sudah dengar itu. Namun belum pernah ngomong, itu hak­nya Ketua Umum kami berbicara dengan Presiden. Kami di Partai Golkar menye­rah­kan sepenuhnya masalah re­shuffle kepada Pre­si­den. Karena reshuffle merupakan hak prero­gatif Presiden.


Apa sudah ada rapat internal di dalam Golkar membahas re­shuffle?

Tidak ada. Reshuffle itu uru­san Ketua Umum Pak Aburizal Bakrie. Kalau ada biasanya juga akan didiskusikan.


Apa sudah ada rapat internal di dalam Golkar membahas re­shuffle?

Tidak ada. Reshuffle itu uru­san Ketua Umum Pak Aburizal Bakrie. Kalau ada biasanya juga akan didiskusikan.


Sebaiknya Presiden SBY me­milih orang profesional masuk Kabinet?

Lebih baik SBY ambil profe­sio­nal. Jangan anggap partai itu tidak profesional. Kita di Golkar apa yang tidak kami punya mu­lai dari profesor, Ketua-Ketua Lem­baga Riset, mantan-mantan Ketua HMI semua ada di Golkar.


Termasuk Anda masuk kate­gori profesional?

Saya punya background eko­nomi, pengusaha, pernah me­mim­­pin organisasi Himpunan Pengu­saha Muda Indonesia (HIPMI) Pu­sat, memimpin Ka­mar Dagang Indo­nesia (Kadin) selama lima belas tahun. Apa lagi yang tidak profesional.


Partai Anda meminta jatah men­terinya ditambah?

Intinya, kami gudangnya pu­nya orang-orang profesional. Biar­kan Pak SBY yang menilai. Saya sebel saja apabila ada orang ngomong hanya dari partai se­kumpulan yang isi politikus tidak punya pe­ngalaman.   [rm]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya