logo kejaksaan
logo kejaksaan
RMOL. Seorang pejabat Kejaksaan Tinggi DKI diadukan korban kasus penipuan senilai Rp 9,5 miliar, Eddy Leo (57) kepada Jaksa Agung Muda Pengawasan, Marwan Efendy, hari ini di kantor Kejaksaan Agung, karena dinilai telah diskriminatif dalam menggunakan wewenangnya.
Menurut Kuasa Hukum Eddy Leo, Anton Indradi, dia melayangkan surat atas sikap Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejati DKI Jakarta, Heru Sriyanto, yang tidak menahan dua tersangka yakni TA dan MS yang telah menipu Eddy Leo.
"Kami kecewa, karena kedua pelaku sudah ditahan di polisi (Polda Metro Jaya) sejak statusnya sebagai tersangka. Namun, saat pelimpahan berkas tahap dua ke kejaksaan seharusnya mereka ditahan. Tapi kenyataannya mereka hanya sebagai tahanan kota," ucap Kuasa Hukum Eddy Leo, Anton Indradi, saat mendatangi komplek Kejagung, Jakarta, Selasa (11/10).
Populer
Senin, 23 Maret 2026 | 01:38
Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08
Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43
Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59
Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07
Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26
Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15
UPDATE
Rabu, 01 April 2026 | 08:16
Rabu, 01 April 2026 | 08:07
Rabu, 01 April 2026 | 07:53
Rabu, 01 April 2026 | 07:42
Rabu, 01 April 2026 | 07:35
Rabu, 01 April 2026 | 07:24
Rabu, 01 April 2026 | 07:17
Rabu, 01 April 2026 | 06:57
Rabu, 01 April 2026 | 06:48
Rabu, 01 April 2026 | 06:20