Berita

Kemas Danial

LPDB Kemenkop UKM Gandeng BTN dan Jamsostek Salurkan KUR

SELASA, 11 OKTOBER 2011 | 13:21 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Lembaga Pengelola Dana Bergulir Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (LPDB-Kemenkop UKM) bersama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) dan PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) bekerjasama menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Direktur Utama LPDB Kemas Danial menyatakan, selama ini pihaknya mengelola dana bergulir kepada UKM dan Koperasi yang berasal dari APBN. Langkah kerja sama ini sendiri merupakan langkah terobosan yang dilakukan  agar penyaluan nana bagi koperasi dan UKM di Indonesia semakin besar.

"Dana penyaluran untuk tahap pertama ini kami harapkan mencapai Rp 1 triliun," ungkap Kemas di Kantor Kemenkop dan UKM ketika menandatangani MoU di kantor Kementerian Koperasi dan UKM di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (10/10/).


Dalam kerjasama ini, BTN hanya bertindak sebagai bank penyalur yang akan menyalurkan dana bergulir ke koperasi dan UKM di seluruh Indonesia. Dananya sendiri, merupakan dana dari Jamsostek yang sudah didepositokan di BTN.

Di tempat yang sama, Direktur Utama Jamsostek Hotbonar Sinaga menyatakan bahwa dalam masa ini teknis penyaluran KUR ini akan diserahkan kepada BTN. "Nanti penyalurannya diserahkan ke BTN," ungkap Hotbonar.

Sebagai informasi, sejak berdiri di tahun 2008 lalu, LKDB telah mencairkan dana kepada UKM dan koperasi sebesar Rp 1,3 triliun kepada 789 mitra LKDB, yang terdiri dari 686 koperasi, 39 koperasi sekunder, 47 perusahaan modal ventura, 15 bank, 5 UKM strategis dan 161.597 UKM. Di 2010, LKDB menggulirkan dana Rp 410,9 miliar yang diserap oleh 42.043 miliar.

"Sampai Oktober ini kami telah menyalurkan Rp 899 miliar ke koperasi dan UKM dari target penyaluran sampai akhir tahun sebesar Rp 1 triliun," ungkapnya mengakhiri. [zul]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya