Berita

ist

Kalangan Pers Myanmar Tuntut Kebebasan

SABTU, 08 OKTOBER 2011 | 22:03 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Pembatasan terhadap kebebasan pers di Myanmar merupakan salah suatu masalah yang menghambat perkembangan demokrasi di negara tersebut.

Kekesalan terhadap pembatasan pers ini tidak hanya muncul dari kalangan jurnalis, namun juga datang dari seorang pemimpin departemen sensor pers Myanmar Tint Swe. Tint Swe mengatakan bahwa sensor media tidak sesuai dengan nilai-nilai demokrasi sehingga hal ini harus dihapuskan.

"Sensor pers tidak dipraktekkan lagi oleh negara-negara tetangga kita, juga di kebanyakan negara lain, karena tidak selaras dengan praktek demokrasi. Oleh karenanya sensor harus dihapuskan dalam waktu dekat," ujar Tint Swe dalam wawancaranya dengan radio Free Asia sebagaimana dikutip AFP (Sabtu, 8/10).


Bahkan tak tanggung-tanggung, Tint Swe juga mengusulkan agar lembaga sensor pers yang dipimpinnya untuk dihapuskan. Pun demikian, Tint Swe tetap mengimbau agar kebebasan pers harus bertanggung jawab.

Kebijakan terhadap pers ini merupakan langkah reformasi yang ditempuh oleh negeri yang diperintah oleh Junta Militer. Sebelumnya pemerintah Myanmar telah mencabut aturan yang mengharuskan pers melaporkan isi beritanya sebelum dicetak.[dem]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya