Berita

Michael Tene

Wawancara

WAWANCARA

Michael Tene: Walau Situasi Libya Membaik, 16 WNI Tetap Dipulangkan

SENIN, 03 OKTOBER 2011 | 03:10 WIB

RMOL.Situasi di Libya semakin membaik. Tapi 16 WNI yang diungsikan ke KBRI Tunisia, kini sudah dipulangkan ke Indonesia.

“Ini dilakukan untuk memasti­kan keamanan WNI. Soal nanti mau ke Libya lagi, ya serah­kan ke­pada orang itu,” ujar Juru Bi­cara Ke­menterian Luar Negeri (Ke­menlu), Michael Tene, ke­pada Rakyat Merdeka, (Jumat 30/9).

Menurut Tene, pemulangan 16 WNI tersebut dilakukan secara bertahap, yakni 23 September 2011 sebanyak 14 orang dan 24 September 2011 sebanyak dua orang.

“16 WNI itu sebelumnya di­tampung di KBRI Tunisia gara-gara saat situasi genting di Libya,’’ katanya.

Berikut kutipan selengkapnya;

Apa ada kendala saat pemu­la­ngan 16 WNI tersebut?

Saya rasa tidak ada kendala serius dalam proses pemulangan ke-16 WNI itu. Hanya saja ma­salah logistik, seperti bahan ba­kar, menjadi masalah saat pro­ses evakuasi mereka dari Libya ke Tunisia dan dari Tunisia di­pu­lang­kan ke Jakarta.

Namun kami menganggap kendala-kendala itu bukan ma­salah yang serius. Buktinya, kami bisa memulangkan mereka ke Indonesia.

Bagaimana dengan paspor?

Seperti yang saya ungkapkan, kami bersyukur tidak ada kendala yang serius dalam proses pemu­langan itu. Dalam proses pemu­langan itu, paspor mereka sudah bisa difasilitasi KBRI  di Tunisia, sehingga prosesnya bisa berjalan dengan lancar.

Sejauh ini kami sudah mela­kukan kerja sama dengan Imi­grasi Tunisia agar proses pemu­langan WNI bisa berjalan tanpa hambatan yang serius.

Bagaimana dengan kondisi WNI di Libya?

Sekarang ini masih ada 17 orang WNI yang terdeteksi masih berada di Libya. Tentunya per­wakilan kita di sama sudah mena­warkan kepada mereka untuk dievakuasi. Mengingat kondisi di Libya, khususnya Tripoli, sudah semakin membaik. Mereka de­ngan berbagai alasan masih ingin tetap bertahan di Libya.

17 WNI itu kini berada di mana, apakah di KBRI Tu­nisia?

Saat ini ke 17 WNI tersebut ma­sih berada di rumah majikan mereka masing-masing. Mereka dalam keadaan aman dan sehat. Walaupun mereka tidak mau di­evakuasi ke Tunisia, tetapi KBRI di Tunis terus memantau keadaan mereka. Kami terus memantau kondisi mereka.

Kondisi Libya sudah aman, ke­napa KBRI di sana tidak di­aktifkan lagi?

Saat ini prosesnya sedang ber­gulir. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa diaktifkan kembali.

Apa yang menjadi kendala?

Ada beberapa hal yang men­jadi pertimbangan untuk meng­­aktif­kan kembali KBRI di Tri­poli. Terutama masalah si­tua­si di Libya dan masalah ad­mi­nistrasi.

Namun saya kira tidak ada ha­langan yang terlalu serius dalam hal ini, sehingga tidak lama lagi KBRI di Libya sudah bisa di­aktif­kan kembali. Kami berharap kondisi di libya segera membaik dan normal kembali.

O ya, bagaimana WNI di Tunisia?

Saya tidak sedang memegang data pasti mengenai jumlah me­reka di sana. Namun yang jelas perkembangan terakhir. [rm]



Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Gubernur Fakhiri Raih Golden Leader Award JMSI

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:02

1.000 Siswa Yatim Piatu Pemegang KJP Ikuti Try Out Gratis

Rabu, 11 Februari 2026 | 23:30

Pemerintah Timor Leste Didorong Kembali Aktifkan Pas Lintas Batas

Rabu, 11 Februari 2026 | 23:13

DKI Kunci Stok Beras dan Telur, Harga Dijaga Tetap Stabil

Rabu, 11 Februari 2026 | 23:00

Ilusi Swasembada Pangan Kementan

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:45

RI Siap Borong Minyak AS Senilai Rp252 Triliun Pekan Depan

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:28

Kembali Diperiksa BPK, Gus Yaqut Sampaikan Klarifikasi Hingga Konfrontasi

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:13

Ulama Penjaga Optimisme dan Keteguhan Batin Rakyat Aceh

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:04

Diperiksa di Mapolresta Solo, Jokowi Beberkan Kisah Perkuliahan Hingga Skripsi

Rabu, 11 Februari 2026 | 21:50

NU Harus Bisa Menjawab Tantangan Zaman di Abad Kedua Perjalanan

Rabu, 11 Februari 2026 | 21:38

Selengkapnya