Berita

Resmi, Demo Desak SBY Copot Imin di Depan Istana Ilegal!

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2011 | 19:23 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Unjuk rasa puluhan mahasiswa yang membawa nama organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memecat Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar adalah ilegal.

Selain meminta Presiden SBY, pendemo juga meminta KPK menangkap Ketua Umum PKB tersebut. Pendemo mengklaim, kiai se-Indonesia sudah merestui KPK untuk menangkap Imin, panggilan akrab Muhaimin Iskandar.

"Tidak ada (PMII demo di Istana) Mas. Itu bukan sikap PB PMII. (Orang yang demo) itu oknum," kata Ketua Umum PB PMII Addin Jauharuddin kepada Rakyat Merdeka Online petang tadi.


Unjuk rasa ini digelar menyusul merebaknya kasus suap Rp 1,5 miliar di kantor kementerian yang dipimpin Muhaimin. Disebutkan bahwa uang sebanyak itu adalah semacam danatalangan untuk THR yang akan dibagikan kepada kiai NU.

Makanya, Addin melanjutkan keterangannya, puluhan aktivis yang menggelar demo di Istana tersebut akan ditindak tegas.

"Kami akan menindak oknum-oknum tersebut. Di samping itu aksi tadi tidak mencerminkan nilai-nilai ke-PMII-an," tegasnya.

Karena memang, dalam aksinya sebagian pendemo bertelanjang dada dan mengenakan celana pendek hitam yang ketat dan beha.

"Sikap PMII, biarkan proses hukum yang jalan saja. Kan sudah ada intrumennya," jawabnya saat ditanya bagaimana sebenarnya sikap PB PMII atas kasus suap yang terjadi di kementerian yang dipimpin Imin, yang juga mantan Ketua Umum PB PMII itu. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya