Berita

Sesama Pendukung SBY, PKB Diminta Cooling Down

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2011 | 10:49 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Partai Demokrat dan Partai Kebangkitan Bangsa merupakan bagian dari partai pendukung pemerintahan SBY-Boediono bersama empat partai lainnya, PKS, PPP, Partai Golkar, dan PAN, yang tergabung dalam Sekretariat Gabungan Partai Pendukung Pemerintah.

Makanya, pengakuan Ruhut Sitompul bahwa dirinya didatangi politisi PKB yang meminta Demokrat membantu Muhaimin Iskandar, yang sedang disorot dalam kasus suap Kemenakertrans, semestinya tidak memancing emosi PKB dan menjadi bibit perseteruan di antara kedua partai.

"Sebagai sesama partai pendukung pemerintah, kita minta (PKB) untuk cooling down dan menyelesaikan masalah internal masing-masing (partai)," ungkap pentolan Demokrat, Sutan Bhatoegana saat dihubungi pagi ini.


Karena, diakui Sutan, baik Demokrat maupun PKB, saat ini sedang dirundung masalah. Demokrat dengan kasus suap proyek pembangunan wisma atlet SEA Games yang melibatkan Nazaruddin. Sedangkan PKB sedang disorot karena di Kementerian yang dipimpin Cak Imin, panggilan akrab, Muhaimin Iskandar terjadi praktik suap.

Dan untuk menyelesaikan kasus-kasus itu, Sutan menambahkan, semua pihak harus menyerahkan sepenuhnya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi. "Semua terserah KPK bagaimana (ujungnya)," demikian Sutan. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya