Abdullah Hehamahua/ist
Abdullah Hehamahua/ist
RMOL. Komite Etik KPK dinilai tidak independen. Lembaga yang dibentuk untuk menguji benar atau tidaknya sejumlah tudingan Nazaruddin atas dugaan keterlibatan beberapa pimpinan KPK dalam sejumlah kasus cenderung hanya menyalahkan mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat itu.
"Kita dari Indonesia Police Watch dan KPK2N melihat Komite Etik cenderung tidak independen, cenderung bersikap menyalahkan Nazaruddin dari pernyataan-pernyataan. Hanya satu yang kita lihat independen, Syafii Maarif," kata deklarator Komite Pengawas KPK untuk Kasus Nazaruddin (KPK2N), Neta S Pane kepada Rakyat Merdeka Online siang ini.
Kalau Komite Etik menggunakan cara-cara seperti ini, dia menilai, masyarakat tidak mendapatkan hasil yang memuaskan dari apa yang dilakukan Komite Etik selama ini.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Senin, 27 April 2026 | 14:16
Senin, 27 April 2026 | 14:15
Senin, 27 April 2026 | 14:07
Senin, 27 April 2026 | 14:06
Senin, 27 April 2026 | 13:59
Senin, 27 April 2026 | 13:46
Senin, 27 April 2026 | 13:43
Senin, 27 April 2026 | 13:36
Senin, 27 April 2026 | 13:35
Senin, 27 April 2026 | 13:30