Berita

ilustrasi/ist

Penumpang Kecewa KRL Serpong-Manggarai Telat Datang

SELASA, 13 SEPTEMBER 2011 | 10:16 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Pelanggan pengguna kereta listrik (KRL) AC jurusan Serpong-Manggarai, terpaksa harus menelan kecewa kecil. Pasalnya, kereta yang dalam jadwal sudah harus berangkat pukul 09.45 WIB dari stasion Rawa Buntu menuju stasion Manggarai hingga kini belum juga tiba di stasiun tersebut.

Tanda-tanda kereta akan telat berangkat sudah disampaikan oleh penjual tiket. Dikatakannya, saat beberapa pengguna KRL membeli tiket, kereta yang akan berangkat lebih dahulu adalah KRL AC dibanding KRL ekonomi.

KRL AC, kata sang petugas, sedianya berangkat pada pukul 09.45 WIB, sedangkan KRL ekonomi pukul 10.05 WIB. Tapi, dia mengatakan, hingga kini kereta belum juga tiba di stasion Serpong dari arah Manggarai. Maka bila KRL ekonomi lebih dahulu tiba di stasion tersebut, pengguna KRL bisa menukarkan tiket AC ke tiket ekonomi.


"Saya nggak tahu," kata sang petugas saat ditanya alasan kenapa kedatangan KRL AC telat datang.

Satuan pengamanan, saat ditanyakan hal tersebut, juga tidak tahu kenapa KRL, yang justru kata dia berangkat dari stasion tersebut biasanya pada pukul 09.40 WIB belum juga tiba.

Rasa kecewa pengguna KRL tak terbendung pada saat muncul pengumuman dari pengeras suara sekitar pukul 09.55 WIB, bahwa KRL AC baru sampai stasion Kebayoran. Saat mendengar info tersebut, dengan kompak para calon penumpang pun bergumam,"Wohhhh."

Karena setidaknya ada 4 stasiun lagi yang harus dilalui oleh KRL AC tersebut untuk tiba di Serpong. Yaitu, stasiun Pondok Ranji, Jurangmangu, Sudimara, Rawa Buntu dan baru Serpong. Sesampainya di Serpong, KRL AC ini baru putar haluan kembali mengarah Manggarai.

Hingga kini, KRL AC tersebut belum juga tiba di Stasiun Rawa Buntu. Saat berita ini diturunkan KRL AC baru saja  lewat stasion Rawa Buntu mengarah ke stasion Serpong. Dan ternyata, tak hanya KRL AC yang telat. Hingga kini KRL ekonomi juga belum tiba di stasiun tersebut. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya