Berita

Dunia

Berhenti Salahkan Pakistan, India Fokus ke Teroris Lokal

SABTU, 10 SEPTEMBER 2011 | 10:25 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Menteri Dalam Negeri India, P. Chidambaran, memperkirakan, peristiwa pemboman yang terjadi di gedung Pengadilan Tinggi di New Delhi pada 7 September kemarin dilakukan oleh kelompok teroris yang berasal dari negerinya sendiri.

Biasanya Pemerintah India selalu menuduh setiap aksi terorisme yang terjadi di India dilakukan oleh kelompok teroris yang berasal dari Pakistan. Namun dalam hal ini Chidambaran tidak mau menuduh Pakistan lagi dengan alasan agar India bisa memusatkan perhatiannya dalam memberantas terorisme di dalam negeri.

Hal ini didukung oleh fakta-fakta di lapangan yang menunjukkan, bahwa serangan tersebut tidak ada hubungannya dengan terorisme transnasional dan lebih mendekati ke kelompok dalam negeri.


"Kita tidak bisa lagi menunjuk kelompok teroris lintas perbatasan sebagai pelaku serangan di India. Ancaman dari luar memang masih ada, tetapi kita harus memusatkan perhatian pada upaya memberantas terorisme di dalam negeri," ujar Chidambaran dalam jumpa pers pertamanya pasca serangan tersebut, sebagaimana dikutip dari BBC (Sabtu, 10/9).

Setidaknya 13 orang telah dinyatakan tewas dalam serangan tersebut sedangkan puluhan lainnya luka-luka.[ald]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Kemenhut Sebut Kejagung Hanya Mencocokkan Data, Bukan Penggeledahan

Kamis, 08 Januari 2026 | 00:04

Strategi Maritim Mutlak Diperlukan Hadapi Ketidakpastian di 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:49

Komplotan Curanmor Nekat Tembak Warga Usai Dipergoki

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:30

Pemuda Katolik Ajak Umat Bangun Kebaikan untuk Dunia dan Indonesia

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:01

PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD karena Tak Mau Tinggalkan Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 22:39

Penjelasan Wakil Ketua DPRD MQ Iswara Soal Tunda Bayar Infrastruktur Pemprov Jabar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:56

Kejagung Geledah Kantor Kemenhut terkait Kasus yang Di-SP3 KPK

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:39

84 Persen Gen Z Tolak Pilkada Lewat DPRD

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:33

Draf Perpres TNI Atasi Terorisme Perlu Dikaji Ulang

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:09

Harta Anggota KPU DKI Astri Megatari Tembus Rp7,9 Miliar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:07

Selengkapnya