Nasional Demokrat yang didirikan dan dipimpin Surya Paloh juga menghadiri Kongres Nasional III Fretilin, partai paling besar di negeri tetangga Timor Leste.
Ketua Nasdem Zulfan Lindan hadir di hari kedua pelaksanaan Kongres di Dili Convention Center, Dili, Timor Leste, Jumat siang (9/9). Seperti Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie sehari sebelumnya, Zulfan Lindan yang pernah menjadi anggota DPR dari PDI Perjuangan itu pun diberi kesempatan menyampaikan sambutan i hadapan anggota Kongres dan ratusan peninjau dari luar negeri.
“Pada prinsipnya perjuangan rakyat Timor Leste dan partai Fretelin sama dengan semangat perjuangan rakyat Indonesia,†ujar Zulfan antara lain.
“Meskipun sudah merdeka 66 tahun namun sebagian rakyat Indonesia masih terjebak dalam kemiskinan,†sambungnya.


Hal lain yang disoroti Zulfan Lindan dalam sambutannya adalah tentang budaya korupsi yang merusak Indonesia dan menciptakan jurang kemiskinan yang begitu luas dan dalam.
“Kami berharap Timor Leste tidak hidup dalam budaya korupsi seperti yang dialami Indonesia,†ujar dia lagi.
Sejauh ini, setidaknya enam menteri Timor Leste tengah diperiksa Komisi Anti Korupsi (KAK) negara itu karena diduga terlibat dalam kasus korupsi di kementerian masing-masing. Menteri Perindustrian Timor Leste bahkan dikabarkan telah dicegah agar tidak melarikan diri ke luar negeri.
Dalam pidato setelah dilantik kemarin (Kamis, 9/9), Sekjen Fretilin Mari Alkatiri menyindir Perdana Menteri Xanana Gusmao yang mengakui bahwa sementara pembantunya di kabinet terlibat dalam korupsi.
Menurut Alkatiri, pengakuan itu belum cukup. Xanana yang dikenal berani harus pula berani mengambil tanggung jawab dan mengundurkan diri sebagai bentuk pertanggungjawaban itu. [guh]