Berita

menteri imin/ist

SUAP KEMENAKERTRANS

Bekas Pentolan PRD: Jangan Dulu Menghukum Menteri Imin

RABU, 07 SEPTEMBER 2011 | 22:26 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Publik diminta menahan diri untuk tidak berasumsi liar soal suap di kantor Kemenakertrans yang tengah ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tidak menilai dulu Menteri Muhaimin ikut terlibat dalam perkara tersebut, sementara pemeriksaan yang dilakukan KPK belum mendalam.

"Pemeriksaan efektif oleh KPK baru seminggu lebih. Pak menteri saja dimintai keterangan belum. Jangan beropini macam-macam dulu," kata Staf Ahli Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dita Indah Sari, dalam forum Jakarta Lawyers Club yang disiarkan langsung oleh TV One, sesaat lalu (Rabu, 7/9).

Sebelumnya, Dharnawati, salah satu tersangka kasus suap pencairan dana percepatan pembangunan daerah transmigrasi, melalui pengacara, Farhat Abbas, mengatakan kalau suap Rp 1,5 miliar yang diberikannya adalah jatah tunjangan hari raya untuk Muhaimin Iskandar.


Lagi-lagi, menurut Indah, hal tersebut tak selayaknya dijadikan sebagai sesuatu yang benar. Hal terbaik adalah menunggu hasil pemerikaan yang dilakukan KPK.

"Itu asumi, baru di sampaikan pengacara. Kita tunggu saja dulu pemeriksaan KPK, tidak menebar fitnah, berasumsi, lalu menghukum orang duluan," tutup bekas pentolan Partai Rakyat Demokratik itu.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya