Berita

menteri agus/ist

SUAP KEMENAKERTRANS

Politisi PAN: Aneh, Harusnya Suap Terjadi di Kantor Menteri Agus Martowardojo

RABU, 07 SEPTEMBER 2011 | 21:48 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR Wa Ode Nurhayati merasa aneh dengan perkara suap menyuap di Kemenakertrans yang ditangani KPK.

Yang mengusik politisi PAN itu adalah, mengapa kasusnya menyeruak di kementrian yang dipimpin Cak Imin, Kamenakertrans, sementara legalisasi perkara proyek percepatan pembangunan daerah berada di bawah kantor Menteri Keuangan Agus Martowardojo.

"Keputusan legalisasinya atau PMK-nya ada di Menteri Keuangan. (Memang) programnya, teknisnya diajukan Menakertrans," kata Wa Ode dalam forum Jakarta Lawers Club yang disiarkan langsung TVOne, sesaat lalu (Rabu, 7/8)


Maksudnya, dana percepatan pembangunan bidang transmigrasi berada di pagu Menteri Keuangan. Jadi kalau dananya mau cepat cair maka semestinya suap menyuap terjadi di kantor Agus Martowardojo.
 
Darnawati, salah satu tersangka kasus suap tersebut, menyebut dalam suap Rp 1,5 miliar yang diberikannya kepada Dadong Irbarelawan dan I Nyoman Suisnaya terdapat jatah untuk Banggar DPR. Terkait hal itu Wa Ode menjelaskan struktur dan sisitem kerja Banggar DPR terkait setiap rencana program percepatan pembangunan.

"Banggar (bekerja) hanya pada pagu, besaran dan sistem saja. Misalnya daerah mana yang dianggap dapat alokasi. Keputusan legalnya Menteri Keuangan," demikian Wa Ode yang pernah membuka kerja mafia anggaran di DPR itu. [dem]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya