ilustrasi/ist
ilustrasi/ist
Menurut Djoko Susilo, selain di saat memperingati hari-hari besar Indonesia, acara seperti ini penting dilakukan untuk mempererat persaudaraan masyarakat Indonesia yang berada di perantauan.
"Di perantauan ini, kita jauh dari sanak famili dan handai taulan. Karena itu, saudara kita adalah semua warga Indonesia yang ada di sini. Selain itu, dengan keakraban yang terjalin, KBRI diharapkan dapat memberikan pelayanan maksimal pada semua masyarakat Indonesia di tempat ini. Sesungguhnya inilah hakikat dari pentingnya perwakilan negara kita di luar negeri," ujar mantan anggota DPR RI ini.
Dalam open house dan halal bi halal tersebut, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dr. Saleh Daulay didapuk untuk menyampaikan taushiyah.
Saleh mengingatkan bahwa istilah halal bi halal itu genuine berasal dari Muslim Indonesia dan tidak ditemukan di negara-negara lain. Meski demikian, tradisi halal bi halal sangat sesuai dengan ajaran silaturrahim dalam Islam. Bahkan di dalam Al Quran dan hadits ditemukan banyak anjuran agar umat Islam menjaga silaturrahim.
"Banyak hikmah yang bisa diambil dari silaturrahim antara lain memperpanjang umur, memperbanyak rezeki, dan juga bisa menjauhkan dari api neraka. Silaturrahim bisa memperbanyak teman karena bertemu banyak orang.
Andaikata seseorang yang rajin silaturrahim meninggal dunia, namanya akan lama diingat oleh banyak orang karena silaturrahim itu. Orang yang banyak silaturrahim bisa banyak rezeki karena banyak mengenal orang dan sering sekali dalam pertemuan itu membuka jalan bisnis dan usaha," ujar Saleh.
"Silaturrahim pun membuka jalan surga karena sering meminta maaf kepada sesama manusia. Salah satu prasyarat masuk sorga adalah perpaduan kesalehan individual dan kesalehan sosial.
Ppen house dan halal bi halal ini dihadiri Indonesia yang berada berada di wilayah akreditasi KBRI Swiss. Di antara mereka datang dari Geneva, Bern, Basel, Lauzeren, Lausanne, Montreux, dan negara kecil Lichtenstein.
Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri delegasi Indonesia untuk One Young World Summit, mahasiswa pertukaran dari Indonesia, para mahasiswa yang menuntut ilmu di Swiss, dan juga para diplomat dari PTRI Geneva. [zul]
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Senin, 27 April 2026 | 14:16
Senin, 27 April 2026 | 14:15
Senin, 27 April 2026 | 14:07
Senin, 27 April 2026 | 14:06
Senin, 27 April 2026 | 13:59
Senin, 27 April 2026 | 13:46
Senin, 27 April 2026 | 13:43
Senin, 27 April 2026 | 13:36
Senin, 27 April 2026 | 13:35
Senin, 27 April 2026 | 13:30