Berita

ilustrasi/AP

Dunia

Tiga Kebahagian Pengungsi Somalia di Hari Lebaran

RABU, 31 AGUSTUS 2011 | 14:31 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Di hari Raya Idul Fitri tahun ini Quresho Mahmoud Dahir menghitung semua kebahagian yang dimilikinya: semua anaknya hidup, mereka memiliki makanan yang cukup, dan yang terpenting mereka aman.

“Kami akan makan enak hari ini,” ujarnya.

Pagi itu, ia mendapatkan sumbangan makanan. Anak perempuannya duduk menjaga dua karung jagung dan biji-bijian yang mereka dapatkan.

Seperti umumnya umat Muslim di berbagai belahan dunia, pengungsi Somalia yang berada di kamp pengungsi Dollow juga merayakan Idul Fitri di hari Selasa (30/8). Associated Press seperti dikutip Washington Post melaporkan bahwa sejak beberapa hari sebelum Idul Fitri berbagai lembaga kemanusiaan membagi-bagikan bantuan untuk pengungsi.

Dahir dan anak-anaknya adalah bagian dari ratusan ribu pengungsi Somalia yang terpaksa meninggalkan rumah mereka. Bersama keenam orang anaknya, termasuk yang paling muda berusia tiga tahun, ia berjalan kaki selama 12 hari untuk mencapai kamp  yang dikelola PBB dekat perbatasan Ethiopia. Suaminya menghilang dalam pertempuran. 

Pernah mereka begitu lapar sampai-sampai harus memakan dedaunan dari pohon yang ada di sekitar mereka. Saat malam tiba ia menjaga keenam anaknya dari serangan hewan-hewan buas dan liar. Tetapi, api unggung yang dibuatnya dapat mengundang bahaya yang lain, penjahat atau milisi.

Dalam keadaan sakit dan kelelahan mereka akhirnya tiba di kamp Dollow.

Kini ibu dan anak-anaknya itu tinggal di sebuah tenda yang terbuat dari plastik dan kain-kain yang disusun dengan dahan dan ranting pohon. Hidup mereka tergantung pada bantuan, mulai dari alat memasak, alas tidur sampai makanan.

Dahir masih mengingat bagaimana di hari-hari yang lalu, ia merayakan Idul Fitri dengan memotong kambing kepunyaannya. Bersama handai taulan dan tetangga mereka menikmati kegembiraan itu. Ia juga memberikan sedakah kepada orang miskin di sekitar tempat mereka tinggal.

Tetapi tahun ini, katanya, ia akan memasak bahan makanan yang diterimanya dari lembaga donor dengan gembira. Ia sangat berterima kasih kepada siapapun yang telah membantu mereka.

“Terima kasih Allah, kami diterima tinggal disini dan diberi makanan dan kami aman. Kami bersyukur karena begitu banyak orang dari tempat-tempat yang jauh masih mau membantu kami,” demikian Dahir. [guh]


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya