Berita

ilustrasi/ist

Giliran Gunung Tambora Naik Kelas

SELASA, 30 AGUSTUS 2011 | 16:40 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Gunung Tambora yang terletak di Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, terhitung sejak pukul 11.00 WITA hari ini (Selasa, 30/8) telah dinaikkan statusnya dari normal menjadi waspada.

Dengan demikian masyarakat di sekitar gunung yang pernah meletus dengan sangat dahsyat di pertengahan abad ke-19 lalu itu diminta berwaspada dan siap siaga menghadapi segala kemungkinan.

Kantor Staf Khusus Presiden Bidang Bencana dan Bantuan Sosial dalam keterangannya megatakan bahwa aktivitas gunung itu meningkat secara signifikan sejak bulan April lalu.

Di bulan Agustus 2011, secara visual mulai dapat diamati asap putih tebal yang membumbung setinggi 20 meter dari kawah  atau kerucut aktif Doro Api Toi dalam  kaldera Tambora. Pada tanggal 29 Agustus terekam 14 gempa vulkanik dalam, setekah terjadi gempa tektonik pukul 07.20 WITA. Selanjutnya sejak pukul 07.30 WITA terekam tremor vulkanik yang terjadi terus menerus dengan amplituda maksimum  8 mm.

Pada 30 Agustus, terekam sebanyak tujuh gempa vulkanik dalam, dua gempa vulkanik dangkal dan tremor vulkanik menerus dengan amplituda maksimum 8 mm.

"Maka sejak 30 Agustus, pukul 11.00 WITA, diputuskan Gunung Tambora dinaikkan statusnya, dari Normal atau Level I menjadi Waspada ata Level II. Untuk itu direkomendadikan, tidak ada pendaki yang mendekati puncak atau masuk ke Kaldera Tambora," demikian Staf Khusus Presiden, Andi Arief, beberapa saat lalu. [guh]


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya