Berita

djoko susilo/ist

Umat Islam Indonesia di Swiss Juga Rayakan Lebaran di Hari Selasa

SELASA, 30 AGUSTUS 2011 | 03:44 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Seperti di kebanyakan negara, Swiss juga akan merayakan Idul Fitri 1432 H pada hari ini, Selasa, 30 Agustus 2011.

Dutabesar RI untuk Swiss, Djoko Susilo, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa dinihari, 30/8) mengatakan bahwa KBRI Swiss pun akan melaksanakan shalat Idul Fitri mengikuti keputusan Islamic Center di Bern, ibukota Switzerland.  

Shalat Ied akan digelar di lapangan yang berada di belakang KBRI Swiss di Bern. Pembina umat Islam Indonesia di Swiss, Mashud SM, akan menjadi imam, sementara Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Saleh Partaonan Daulay, yang baru tiba dari Jakarta akan menjadi khatib seusai shalat.

Disebutkan, judul khutbah yang akan disampaikan Saleh adalah “Dari Ketaqwaan Personal Menuju Ketaqwaan Sosial: Menebarkan Cahaya Ramadan di tengah Komunitas Non-Muslim Eropa.”

Seperti tahun-tahun sebelumnya, diperkirakan ratusan umat Islam di wilayah akreditasi Switzerland dan Liechtenstein akan mengikuti shalat Ied ini. Selain itu, shalat Ied di KBRI Swiss juga akan diikuti warganegara asing.

Switzerland berada lima jam di belakang Indonesia. Namun “uniknya” tahun ini negara itu lebih dahulu merayakan Idul Fitri dari Indonesia yang berada jauh di timur.

Senin malam waktu Swiss atau Selasa dinihari waktu Indonesia, KBRI Swiss mengadakan takbiran bersama masyarakat Indonesia dan korps diplomatik di Wisma Duta.

Menurut informasi, perayaan Perwakilan Tetap Republik Indonesia (PTRI) di Jenewa juga akan merayakan Idul Fitri di hari yang sama. Seusai shalat Ied, seperti KBRI Swiss, PTRI Jenewa akan menggelar open house yang dimanfaatkan untuk bersilaturahmi di antara warganegara Indonesia. [guh]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya