Irgan Chairul Mahfidz/ist
Irgan Chairul Mahfidz/ist
RMOL. Rektor Universitas Islam Indonesia Gumilar Rosliwa Somantri terus mendapat kecaman setelah memberikan Doktor Honoris Causa di bidang Kemanusiaan, Iptek, dan peradaban Islam kepada Raja Saudi Arabia, Abdullah. Pasalnya, khusus untuk bidang kemanusian, Raja Abdullah dinilai tidak tepat mendapatkan doktor kehormatan tersebut karena banyak tenaga kerja Indonesia yang mendapatkan perlakuan di luar batas kemanusiaan di negaranya.
Karena itu lah, DPR akan memanggil Sang Rektor untuk mengatahui apa alasan dan pertimbangan di balik pemberian gelar doktor kehormatan tersebut.
"Komisi IX akan mengagendakan pertemuan dengan Rektor UI, tentu saja seizin Komisi X. Karena ini adalah bidang pendidikan. Apakah (nanti) Komisi X atau Komisi IX (yang akan memanggil), kita akan bicarakan teknisnya. Yang jelas, DPR ingin mempertanyakan, konfirmasi kepada Rektor UI, apa pertimbangan sehingga memberi gelar penghormatan kepada Raja Saudi," kata Wakil Ketua Komisi IX DPR Irgan Choiril Mahfidz kepada Rakyat Merdeka Online kemarin.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Senin, 27 April 2026 | 14:16
Senin, 27 April 2026 | 14:15
Senin, 27 April 2026 | 14:07
Senin, 27 April 2026 | 14:06
Senin, 27 April 2026 | 13:59
Senin, 27 April 2026 | 13:46
Senin, 27 April 2026 | 13:43
Senin, 27 April 2026 | 13:36
Senin, 27 April 2026 | 13:35
Senin, 27 April 2026 | 13:30