Berita

sudding/ist

DPR Desak Kapolri Usut BlackBerry Nazaruddin

JUMAT, 26 AGUSTUS 2011 | 21:15 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. DPR RI meminta Kapolri Jenderal Timur Pradopo mengusut tuntas kasus kepemilikan ponsel jenis BlackBerry oleh Nazaruddin di dalam tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Kebebasan bekas Bendahara Umum Partai Demokrat memegang ponsel dan bisa berkomunikasi dengan dunia luar tidak mungkin kalau bukan tanpa bantuan para petugas di sana.

"Perlu ditelusuri sampai tuntas. Tidak mungkin kalau tidak ada kerjasama dengan petugas Mako Brimob. Mabes Polri harus menginvestigasinya," ujar Anggota Komisi Hukum DPR, Syarifuddin Sudding, kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Jumat malam, 26/8).

Kebebasan M Nazaruddin memegang ponsel jenis BlackBerry di dalam sel Mako Brimob, Kelapa, Dua Depok, menjadi bukti kalau sel milik pasukan elit Kepolisian, Brimob itu tidak aman. Hal ini tentu menjadi bukti kesekian kalinya kalau sel Mako Brimob tidak steril. Sebelumnya mafia pajak dan hukum Gayus Tambunan juga merasakan kebebasan saat ditahan di sana. Dia bisa keluar masuk sel Mako Brimob sesuka hatinya.


"Siapapun yang terlibat harus ditindak. Kapolri harus tegas, usut kasusnya. Berikan sanksi yang berat kepada petugas yang terlibat," katanya.

Kemarin (Rabu, 26/8), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita ponsel jenis BlackBerry dari tangan M Nazaruddin. BlackBerry berwarna putih disita petugas KPK di ruang tahanan blok B Rutan Mako Brimob, Depok. BlackBerry milik Nazaruddin langsung disita KPK tak lama setelah memergoki tersangka suap pembangunan wisma atlet itu memegangnya saat hendak dijemput untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus wisma atlet di Gedung KPK, kemarin (Kamis, 25/8). [dem]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya