Berita

ilustrasi

Pengacara Nazaruddin: Tidak Ada Keinginan Kami Membubarkan KPK

JUMAT, 26 AGUSTUS 2011 | 15:23 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Tim kuasa hukum M Nazaruddin menegaskan tak memiliki niat atau maksud untuk melemahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di balik langkah-langkah yang mereka lakukan untuk membela klien mereka.

Surat yang dikirimkan kepada Presiden SBY, kepada Perserikatan Bangsa-bangsa dan kepada penyidik KPK dengan berbagai konten, tak lain adalah upaya untuk menegakkan hukum.

"Kami tidak punya keinginan untuk melemahkan apalagi membubarkan KPK," ujar salah satu kuasa hukum M Nazaruddin, Arifin Bonzol kepada Rakyat Merdeka Online, beberapa waktu lalu.


Berbagai Kritik maupun gugatan terhadap KPK yang dilakukan tim kuasa hukum tak lain agar proses hukum berjalan adil dan transparan. Selama ini, kata Arifin, baik Nazaruddin maupun kuasa hukum merasa bahwa KPK tidak bekerja dengan semestinya. KPK sangat Kental melakukan rekayasa terhadap kasus mereka.

Arifin mencontohkan. KPK memperlakukan Nazaruddin sangat berbeda dengan tahanan KPK lainnya. Mengapa ditahan di Mako Brimob Depok, sementara pemerintah sudah menyiapkan sel khusus pelaku tindak pidana korupsi (Tipikor) di Cipinang.


"(Selain itu) pemeriksaannya dilakukan oleh KPK yang masih ada oknum-oknumnya," sebutnya. [dem]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya