Berita

Muhaimin Iskandar/ist

Cak Imin Lalai Awasi Anak Buahnya?

JUMAT, 26 AGUSTUS 2011 | 10:13 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Komisi IX DPR yang menjadi mitra kerja Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi akan memanggil Menakertrans Muhaimin Iskandar untuk meminta penjelasan tentang kelanjutan program percepatan pembangunan bidang transmigrasi di 19 kabupaten di Papua.

"Kami akan minta penjelasan dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi apakah dengan (penangkapan) ini kegiatan terganggu apa tidak. Kita berharap harus tetap jalan dan pejabatnya diproses secara hukum," kata Wakil Ketua Komisi XI DPR Irgan Chairil Mahfidz kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.

Hal itu ia katakan menangapi penangkapan Dadong Irba Relawan, Kabag Program Evaluasi di Ditjen P2KT Kemenakertrans, dan I Nyoman Suwisnaya, Sesdirjen Ditjen P2KT Kemenakertrans oleh KPK karena diduga menerima suap dalam proyek tersebut.


Terkait itu dengan penangkapan itu, Irgan mendesak Muhaimin untuk melakukan konsolidasi internal dan terus menurus melakukan sosialasi agar pejabat di kementeriannya tidak melakukan tindak pidana korupsi.

"Belum bisa dinggap lalai. Ini kan kesalahan pejabat teknis, kan. Karena itu kita meminta (Muhaimin) untuk melakukan pembenahan internal," kata saat ditanya apakah penangkapan pejabat Kemenakertrans itu bisa disebut Cak Imin, Ketua Umum PKB itu, lalai dalam mengawasi anak buahnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya