istimewa/ist
istimewa/ist
RMOL. Perang spanduk antara para bakal calon gubernur DKI Jakarta yang bertebaran di sudut-sudut kita disesalkan. Pasalnya cara berkampanye dengan memasang banyak atribut seperti spanduk maupun baliho sudah tidak zamannya lagi. Pemilukada adalah ajang ‘perang’ ide, bukan spanduk. Figur pemimpin yang dibutuhkan masyarakat Jakarta adalah orang yang memiliki ide untuk diwujudkan demi kemajuan Jakarta.
Demikian dikatakan Chairman of Indonesian Bureaucracy and Service Watch (Pemantau Birokrasi dan Pelayanan Publik) Indonesia, Nova Andika, dalam keterangan pers yang diterima siang ini.
Sosok yang tampak termuat dalam spanduk dipenuhi figur selebritas hingga politisi seperti Tantowi Yahya, politisi Partai Golkar Aziz Syamsuddin, dan Prya Ramadani, sampai Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Nachrowi Ramli. Dari pengusaha dan Ketua PWNU DKI Jakarta Djan Farid sampai sosok incumbent Gubernur Fauzi Bowo.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Senin, 27 April 2026 | 14:16
Senin, 27 April 2026 | 14:15
Senin, 27 April 2026 | 14:07
Senin, 27 April 2026 | 14:06
Senin, 27 April 2026 | 13:59
Senin, 27 April 2026 | 13:46
Senin, 27 April 2026 | 13:43
Senin, 27 April 2026 | 13:36
Senin, 27 April 2026 | 13:35
Senin, 27 April 2026 | 13:30