Berita

Danang Widoyoko/ist

Nazaruddin Dicurigai Bermanuver Lagi

SELASA, 23 AGUSTUS 2011 | 08:40 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. M Nazaruddin meminta agar dirinya dipindahkan dari Rumah Tahanan Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok ke rutan lain. Bila itu dipenuhi, tersangka kasus suap proyek pembangunan wisma atlet SEA Games akan buka-bukaan dan membeberkan bukti-bukti tentang keterlibatan pihak lain dalam kasus yang membelitnya saat ini.

Dimintai tanggapan, Koordinator Indonesian Corruption Watch, Danang Widyoko secara implisit tidak sepakat Nazaruddin dipindahkan ke rutan lain. Karena menurutnya, dari segi keamanan, Rutan Mako Brimob lebih aman dibanding rutan lainnya.

Karena itu, Danang yang berbicara di TVOne pagi ini, curiga, kalau Nazaruddin dipindahkan ke rutan lain, memudahkan banyak pihak yang berkepentingan untuk bisa berkomunikasi dengan mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat tersebut dan secara bersamaan KPK akan sukar menghalangi pihak lain untuk mengintervensi Nazaruddin.


"Kasus Nazaruddin ini tipologinya adalah kasus korupsi politik. Kalau orang korupsi biasa, mengambilnya di pengadaan, pada saat tendernya. Korupsi politik, sejak awal dia bermain, sejak masih anggaran dibahas dia sudah terlibat. Di situ kemudian, bukan hanya satu partai, tapi banyak partai. Di kasus wisma atlet, bukan hanya Demokrat ada Wayan Kostrer dari PDIP disebut-sebut juga. Kita nggak tahu di 31 kasus yang lain. Karena itu bisa banyak pihak yang terlibat," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya