Berita

syafii maarif/ist

BUSYRO MINTA DUKUNGAN NAZAR?

Syafii Maarif: Saya Sedang Rapat

SENIN, 22 AGUSTUS 2011 | 10:57 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Tersangka kasus suap proyek pembangunan wisma atlet SEA Games di Palembang, M. Nazaruddin terus melancarkan serangan ke berbagai pihak.

Yang teranyar, mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat itu menuding Ketua KPK Busyro Muqoddas menemuinya sebelum menjalani fit and proper test calon pimpinan KPK untuk meminta bantuan.

Hal itu diungkapkan kuasa hukum Nazaruddin, OC Kaligis, Sabtu kemarin.


Namun, tudingan Nazaruddin itu langsung dibantah oleh Busyro. Di hari yang sama di Jogjakarta, Busyro balik menuding Nazaruddin sedang mengigau.

"Ngelindur kalau saya ketemu Nazar," kata Busyro.

Sebelumnya, nama Busyro juga telah disebut Nazaruddin dan ini lah yang dijadikan Wakil Ketua KPK M. Jasin sebagai alasan untuk meminta Komite Etik KPK tidak diskriminatif. Menurutnya, semua orang yang disebut Nazaruddin juga harus diperiksa.
Karena itulah, Busyro yang pada awalnya duduk sebagai anggota Komite Etik kemudian mengundurkan diri dan digantikan oleh Ahmad Syafii Maarif, di antaranya.

Bagaimana Komite Etik menanggapi pernyataan Nazaruddin yang terbaru ini, Ahmad Syafii Maarif, yang dihubungi sesaat lalu, tidak bisa berbicara banyak.

"(Saya) tidak bisa (diwawancara). Saya sedang rapat," katanya kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini sambil menutup pembicaraan.

Meski begitu, jauh-jauh hari, Ketua Komite Etik KPK Abdullah Hehamahua memastikan siapa pun yang disebut Nazaruddin akan diperiksa Komite Etik. Hari ini, Komite Etik memeriksa Nazaruddin dan Saan Mustafa, Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya