Berita

Abdullah Hehamahua/ist

PANSEL KPK

Hanya Tiga Calon yang Layak Pimpin KPK!

SENIN, 22 AGUSTUS 2011 | 07:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Dari delapan bakal calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi yang telah serahkan pemerintah ke DPR untuk menjalani proses fit and proper test, hanya tiga calon yang layak untuk menjadi pimpinan di lembaga superbody tersebut. Ketiganya adalah Bambang Widjojanto, Abdullah Hehamahua, dan Handoyo Sudrajat.

"Ketiganya memiliki integritas, kompetensi, intelektualitas dan independensi yang tinggi," kata Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW), Neta S Pane, pagi ini.

Karena yang layak hanya tiga calon, IPW mengimbau Komisi III DPR yang akan memilih pimpinan KPK tidak memaksakan diri untuk menentukan empat calon, yang akan menggantikan Bibit Samad Rianto, Chandra M Hamzah, Haryono Umar, dan M Jasin. "Jika ternyata dalam uji kepatutan (juga) tidak menemukan figur yang layak," kata Neta.


Dalam melakukan uji kepatutan, Komisi III patut berorientasi pada catatan-catatan yang diberikan Panitia Seleksi Pimpinan KPK pada masing-masing capim KPK. Sehingga Komisi III tidak terpengaruh pada manuver kelompok pengusaha, kelompok politik tertentu, maupun manuver mantan pimpinan KPK yang makin mencolok akhir-akhir ini untuk menggolkan calon jagonya.

"Komisi III harus menyadari, meskipun berasal dari parpol tapi dalam memilih capim KPK, sebagai wakil rakyat. Mereka jangan brorientasi pada kepentingan politik yang sempit. Tapi harus pada kepentingan rakyat yang inginkan pembarantasan korupsi. Sehingga aspirasi rakyat harus didengarkan Komisi III," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya