Berita

h muluk/ist

Gurubesar UI: Nazaruddin, Kadung Terjadi Buka Saja Semuanya

JUMAT, 19 AGUSTUS 2011 | 23:17 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Sikap dan tingkah memelas yang ditunjukan Nazaruddin wajar. Sangat manusiawi, Nazaruddin ingin melindungi dan melihat anak dan istrinya, Neneng Sriwahyuni, selamat dan aman-aman saja. Namun, kalau direfleksikan lebih jauh, maka sebenarnya ada yang bisa dibilang tidak wajar juga. Berani berbuat, tidak berani bertanggungjawab.

"Kalau tidak sanggup menanggung semuanya kenapa dulu berbuat, kenapa korupsi, atau kenapa awalnya berpolitik. Kalau takut api, jangan bermain api. Kalau tidak sanggup, dari awal jangan bermain," kata Gurubesar psikologi politik UI, Prof Hamdi Muluk, saat diwawancara Metro TV (Jumat malam, 19/8).

Karenanya, bagi Hamdi Muluk, berbagai upaya, mulai dari pasrah diri, memelas, sampai meminta iba Presiden SBY yang dilakukan Nazaruddin, tak lebih sebagai upaya menyelamatkan diri belaka. Usaha lari dari apa yang harus dipertanggungjawabkannya. Daripada melakukan itu, saran Hamdi, lebih baik Nazaruddin membongkar kasusnya. Siapa saja yang terlibat sampaikan kepada penyidik.


"Sekarang konsekuensi ya harus diterima. Kau yang memuali kau yang mengakhiri. Hadapilah kenyataan. Kadung terjadi, buka saja semuanya," tandasnya. [dem]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya