Berita

hinca/ist

Surat Nazaruddin Tidak Ada Hubungannya dengan Demokrat

JUMAT, 19 AGUSTUS 2011 | 22:37 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Partai Demokrat menganggap surat 'pengibaan' yang dikirim M Nazaruddin kepada Presiden SBY melalui sepucuk surat sebagai hal yang berlebihan. Persoalan hukum harus diselesaikan dengan hukum. Benar-benar harus dipisahkan dari persoalan lainnya.

"Surat menyurat tidak ada hubungannya dengan Demokrat. Bagi Demokrat urusan Nazar sudah urusan KPK. Ini soal hukum. Nazar berlebihan," kata Sekretaris Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat Hinca Panjaitan saat diwawancara TV One, beberapa waktu lalu (Jumat, 19/8).

Sebelumnya, saat di tempat pelarian, M Nazaruddin menuding koleganya di Demokrat, Ibas Yudhoyono, Andi Mallarangeng, Angelina Sondakh dan Mirwan Amir ikut menikmati uang dari proyek pembangunan wisma atlet Sea Games Jakabaring, Palembang. Tak hanya itu, dia menyebut Anas Urbaningrum sebagai dalang di balik suap pembangunan wisma atlet.


Sekarang kata Hinca, Nazar harus menyerahkan dan membuktikan segala tuduhan yang pernah disampaikannya ke penegak hukum.

Publik pun, kata Hinca, sudah seharusnya mempercayakan setiap proses hukum terhadap Nazar kepada KPK. 

"Kita awasi bersama-sama," katanya. [dem]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya