Berita

sb yudhoyono/ist

Ternyata, Nazaruddin dan SBY Sama-sama Berubah

RABU, 17 AGUSTUS 2011 | 23:21 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Perubahan sikap Nazaruddin tidak hanya sesampainya di Jakarta. Jauh sebelumnya, ketika masih berada dalam pelarian, mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat itu pun sudah menampakkan tanda-tanda berubah.

Dan menariknya, ternyata tidak hanya Nazaruddin yang berubah, sikap Presiden Susilo  Bambang Yudhoyono juga terjadi perubahan.

"Inikan banyak sekali keanehan-keanehan dari perubahan sikap baik dari pemerintah maupun kejanggalan pada saat Nazaruddin ditangkap di Cartagena (Kolombia)," ungkap anggota Komisi III DPR Sarif Sudding kepada Rakyat Merdeka Online malam ini.


Tak lama setelah Nazaruddin ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dalam kasus suap proyek pembangunan wisma atlet SEA Games di Palembang, jelas Sudding, Presiden langsung mengeluarkan pernyataan keras, "Tangkap Nazaruddin." Tapi ketika Nazaruddin dari luar negeri mengungkapkan adanya keterlibatas Edhie Baskoro Yudhoyono, Andi Mallarangeng, dan beberapa elit di Partai Demokrat seperti Angelina Sondakh, SBY pun berubah. Kata Sudding, saat itu SBY hanya mengatakan, "Kembalilah Nazaruddin."

"Ini ada apa? Kan begitu. Nah, terjadi juga perubahan sikap pada Nazaruddin ketika dalam wawancara hanya menjurus ke Anas Urbaningrum. Nama Ibas dan Andi Mallarangeng sudah tidak ada lagi disebut-sebut lagi. Ini memang kuat dugaan saya, Nazaruddin ini dalam posisi tertekan," tandas politisi Hanura. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya