Berita

oc/ist

OC Kaligis: Omongan Nazaruddin yang Tak Mau Didampingi Pengacara Rekayasa

MINGGU, 14 AGUSTUS 2011 | 19:51 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. OC Kaligis terus menyampaikan protes atas perlakuan KPK yang melarang dirinya menemui dan mendampingi M Nazaruddin sebagai kliennya. OC Kaligis heran, M Nazaruddin yang selama ini mempercayakan kuasa pendampingan hukum kepadanya menyatakan tidak butuh bantuannya. OC pun tak percaya atas keinginan Nazaruddin sebagaimana disampaikan Wakil Ketua KPK M Jasin itu.

"Jasin bilang Nazar tidak butuh pngacara, saya heran saja, karena saya tidak pernah menyodorkan diri jadi pengacara. Saya itu diminta, waktu di Singapura saya diminta jadi pengacaranya," kata  Kaligis saat diwawancara Metro TV, sesaat lalu (Minggu, 14/8).

Nazaruddin sendiri, dalam versi KPK, sudah menuangkan ketidakmauan pendampingan tersebut ke dalam berita acara pemeriksaannya (BAP) saat diperiksa penyidik KPK kemarin malam. OC Kaligis menduga omongan tak butuh pendampingan tersebut bagian dari rekayasa.


"Itu direkayasa sedemikian rupa, dalam Bap-nya dia (Nazaruddin). Itu omong kosong, saya diminta kok (jadi pengacaranya). Ngapain saya terbang 24 jam," kata OC lagi.

Atas hak tersebut, OC Kaligis meminta KPK tidak bertindak keterlaluan. Dijelaskan lagi oleh OC Kaligis, dirinya diminta jadi pengacaranya saat di Singapura. Bahkan, kata OC Kaligis, saat diminta bantuan oleh Nazaruddin, dirinya sempat menanyakan kenapa tidak memakai pengacara dari partai Demokrat. "Tidak Pak OC, saya percaya anda karena anda punya integritas," cerita OC menirukan jawaban Nazaruddin saat itu.

"Mungkin saya dibenci karena kasus Bibit-Chandra. Saya bilang saya tidak mau musuhi KPK tapi saya pengen perbaiki KPK, supaya hukum acara dilaksanakan," tambahnya.

"Kita mohon perlindungan hukum kepada presiden," demikian OC Kaligis.[dem]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya