Berita

ilustrasi/ist

Wow, Koperasi dan UMKM di Gorontalo Tumbuh Pesat

KAMIS, 11 AGUSTUS 2011 | 14:21 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop dan UKM) Syarief Hasan, memberikan apresiasi terhadap pertumbuhan koperasi serta Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Provinsi Gorontalo. Tercatat selang dua tahun terakhir keberadaan koperasi di Provinsi Gorontalo mengalami pertumbuhan sekitar 20 persen. Sedangkan UMKM tumbuh sekitar 35 persen.

“Pemerintah akan selalu memperhatikan dan memprioritaskan Provinsi Gorontalo,” kata Menkop di gedung Bele Limbui, Kota Gorontalo, Rabu (10/8).

Menurut Syarief, pertumbuhan koperasi di Gorontalo patut disyukuri, saat ini jumlah koperasi di Gorontalo lebih 956 koperasi. Menkop juga berjanji akan memberikan perhatian khusus tergadap koperasi-koperasi wanita. Demikian pula para pelaku UKM.


Syarief menjelaskan, keberadaan koperasi dan UKM memberikan sumbangsih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Sehingga jika ingin mendorong pertumbuhan ekonomi daerah maka koperasi dan UKM harus menjadi prioritas.

“Koperasi merupakan soko guru ekonomi yang betul-betul pas di Indonesia karena ada semangat gotong royong di dalamnya. Koperasi harus mampu profesional. Saya ingin melihat pelaku koperasi dan UKM posisinya sama dengan pelaku usaha/bisnis lainnya,” katanya.

Kata dia, koperasi jangan hanya diingat saat butuh pinjaman. Koperasi harus kita bangun secara bersama-sama. Menkop juga memberikan suport kepada para pelaku UMKM agar tidak malu untuk berusaha. Tanamkan semangat untuk terus mengembangkan usaha.

“Pegang teguh prinsip hari ini kami usaha kecil suatu saat nanti kami akan menjadi Usaha Kakap Miliaran,” ujar Menkop.
 
Menkop danUKM Syarief Hasan menyerahkan secara simbolis bantuan untuk 19 koperasi dengan total bantuan Rp 950 juta. [wid]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya