Berita

Demokrat Klaim Sumber Pendanaan Partai Halalan Thoyyiban

KAMIS, 11 AGUSTUS 2011 | 09:56 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Sumber keuangan Partai Demokrat dipastikan tidak pernah berasal dan didapat dari cara-cara yang melanggar hukum. Karena Demokrat selalu taat hukum.

"Mengenai adanya pernyataan-pernyataan yang mengatakan Demokrat terima, mana buktinya Demokrat terima. Itu silakan saja diperoses. Secara faktual keuangan partai kami sehat wal alfiat, halalan thoyyiban dan  tidak ada pelangaran hukum di sana," kata Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.

Ramadhan menanggapi kesaksian Wakil Direktur Permai Group, Yulianis dalam sidang Tipikor kemarin. Yulianis, saksi dalam kasus suap proyek wisma atlet SEA Games, mengatakan, dirinya pernah mengeluarkan uang untuk kepentingan Partai Demokrat pada tahun 2010 sebanyak dua kali. Pertama sebesar 400 dolar Amerika dan kedua Rp1 miliar. Meski memang uang itu sudah dikembalikan.


Melanjutkan keterangannya, Ramadhan mempersilakan penegak hukum untuk menegakkan aturan dan hukum yang berlaku, apabila memang ditemukan ada pelanggaran hukum dalam sumber keuangan partai. Tapi yang pasti, katanya lagi, Partai Demokrat taat terhadap hukum dan aturan perundang-undangan.

"Kita taat sepenuhnya. Dan selama ini tidak ada pelanggaran yang kami lakukan. Tidak pernah kami mengabaikan aturan, mekanisme peraturan dan undang-undang yang berlaku. Secara periodek pun laporan keuangan itu kami lakukan ke BPK. Jadi silakan saja ke BPK untuk melihat segala sesuatunya di sana," tandas anggota Komisi II DPR ini. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya