Berita

Rekayasa Kasus Balaraja di Kejagung Sangat Berani

KAMIS, 11 AGUSTUS 2011 | 00:58 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Komisi III mendapat laporan adanya dugaan rekayasa dan pengaburan perkara kasus Depo Balaraja oleh oknum petinggi di Kejaksaan Agung.

Menurut anggota Komisi III DPR, Syarifudin Sudding, rekayasa ini terbilang sangat berani dan menghebohkan karena Jaksa Agung Basrief Arief berjanji untuk segera melimpahkan kasus ini ke Pengadilan, yang disampaikan pada rapat kerja dengan Komisi III tanggal 18 Juli.

Menurut Sudding, apa yang dilakukan oknum Kejaksaan Agung sungguh mengejutkan karena sebelumnya berkas tersebut telah dikembalikan sebanyak tiga kali (P18) dengan  petunjuk jaksa (P19) agar perkara tersebut dinyatakan lengkap dan dilimpahkan ke pengadilan (P21).


"Ada oknum petinggi di Kejaksaan Agung yang melakukan rekayasa dan memaksakan perkara penipuan dan penggelapan dalam kasus Depo minyak Balaraja adalah perkara perdata dan mengembalikan berkas ke Mabes Polri tanggal 28 Juli. Ini sungguh keterlaluan" ungkap Sudding dalam pernyataan pers, Rabu malam (10/8).

Perkara ini, lanjut Sudding, adalah kunci atas dugaan tindak pidana korupsi kasus penggantian uang kompensasi Pertamina.[ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya